Klaster Makanan Olahan Kota Salatiga

Latar Belakang

Perkembangan sektor industri terutama industri pengolahan memberi bukti tingginya semangat masyarakat kota dalam berusaha. Begitu pula dengan dunia kewirausahaan, seperti industri kecil dan rumah tangga, tampak dalam berbagai bentuk barang produksi. Salah satu industri kecil yang ikut meramaikan ekonomi Salatiga adalah industri pengolahan makanan. Dendeng dan abon sapi rasa asin, manis dan pedas atau kripik paru, enting-enting gepuk dan ampyang misalnya, adalah makanan yang banyak diminati untuk dijadikan oleh-oleh. Lokasi pembuatan aneka makanan tersebut tersebar di seluruh kecamatan di Kota Salatiga.

Produk

a.Aneka Singkong: singkong Presto dan aneka kripik singkong
b.Kripik Paru
c.Krupuk Susu
d.Dendeng
e.Abon
f.Enting-enting gepuk

Teknologi & Inovasi

1.Vacuum fryer. Alat yang diperlukan adalah untuk kapasitas 30 liter, untuk menggoreng produk-produk snack dari buah-buahan. Identifikasi peralatan ini tidak dilanjutkan, karena biayanya terlalu tinggi, yaitu diatas Rp. 12.000.000,-
2.Meat slicer. Pengiris yang diharapkan dapat dipergunakan untuk mengiris daging sekaligus juga untuk mengiris ubi kayu, dengan kapasitas sekitar 50 kg per jam.
3.Spinner (Peniris minyak). Peniris minyak yang ada berkapasitas 30 liter, dengan kecepatan putar 800 rpm. Namun, peniris ini masih pinjaman, sehingga memerlukan peniris sendiri. Kecepatan putar peniris yang akan disediakan diharapkan dapat diatur antara 400 rpm sampai 1000 rpm. Karena, peniris yang ada yang memiliki kecepatan 800 rpm, hanya dapat digunakan untuk meniriskan keripik. Apabila digunakan untuk mengeringkan kerupuk, justru terlalu basah karena putarannya yang terlalu cepat, sehingga banyak minyak yang teruapkan di ruang penirisan. Namun, bila digunakan untuk meniriskan irisan ubi kayu, kecepatannya terlalu rendah, sehingga lambat penirisannya.
4.Non-oil fryer (Penggoreng gongso). Pada dasarnya peralatan yang ada telah memadai, baik kapasitas maupun mutu hasil gorengannya. Namun permasalahannya, asap penggorengan masuk ke ruang produksi, sehingga mengganggu kinerja para karyawan, disamping juga berakibat yang kurang baik bagi kesehatan pekerja.
5.Oven. Pengering yang diperlukan memang agak dilematis, karena sekalanya relatif besar yaitu antara 100 - 200 kg per hari. Padahal, alat ini praktis hanya diperlukan pada saat kekurangan panas dari matahari. Dengan volume sebesar ini, maka tenaga yang diperlukan relatif besar, demikian juga dengan ruang produksinya. Padahal, pada saat-saat penyinaran matahari penuh, alat ini praktis tidak diperlukan.
6.Penepung. Peralatan pengecil ukuran yang diperlukan berkapasitas pasang antara 25 - 50 kg/ jam. Karena jenis tepung yang diperlukan berukuran lembut (powder) maka saringan yang diperlukan paling tidak berdiameter 0,4 mm, dengan tipe hammer.
7.Vaccum sealer. Sebenarnya merupakan peralatan yang sangat diperlukan untuk mengemas aneka produk yang dihasilkan klaster, seperti singkong presto, ikan presto, dan sejenisnya. Namun, karena biayanya terlalu besar, yaitu diatas Rp. 13.500.000,- maka identifikasi perlatan ini tidak dilanjutkan secara lebih detail.
8.Seasoning. Merupakan alat pencampur bumbu-bumbu, untuk produk jadi berupa keripik singkong presto, keripik daun bayam, dan singkong presto. Kapasitas produksi sekitar 100 liter, yang dapat dipenuhi dengan alat molen putar tabung, dengan kapasitas 1-2 rpm, dengan tipe sudu menempel pada dinding dalam molen, dan sudut kemiringan antara 200 - 300.
9.Dandang presto. Dandang ini sangat diperlukan untuk membuat ubi presto, keriping singkong presto dan ikan presto. Volume peralatan yang diperlukan hanya antara 15 - 20 liter, dengan kisaran tekanan dan suhu antara suhu 1100C sekitar 1,2 atm sampai 1200C sekitar 1,3 atm. Kombinasi pertama untuk singkong presto, sedang kombinasi kedua untuk ikan presto, sehingga duri-durinya lunak.

Contact Person

Koko Cahyono (HP: 08156606525)

 

Wed, 25 Jul 2012 @09:57

hubungi kami
TIM TEKNOLOGI INFORMASI
DAN KOMUNIKASI

BADAN PENELITIAN
DAN PENGEMBANGAN
PROVINSI JAWA TENGAH
Jl. Imam Bonjol No. 190
Semarang, Jawa Tengah
Indonesia 50132
Telp. (024) 3540025
Copyright © 2014 Balitbang Provinsi Jawa Tengah · All Rights Reserved